Walter Espec, Sang Panglima, Hakim, dan Dermawan Agung dari Abad Pertengahan Inggris
Koran Cimahi- Dalam catatan sejarah Inggris abad ke-12, nama Walter Espec menjadi salah satu tokoh yang memiliki peran besar dalam bidang militer, hukum, dan keagamaan. Lahir dari keluarga bangsawan Norman, Espec dikenal sebagai seorang pemimpin yang berpengaruh di wilayah utara Inggris selama masa pemerintahan Raja Henry I dan Raja Stephen.

Baca Juga : Pelabuhan Valencia, Gerbang Perdagangan Terbesar Spanyol ke Dunia
Awal Kehidupan dan Latar Belakang
Walter Espec lahir dari keluarga Norman yang menetap di Inggris pasca-penaklukan Norman pada tahun 1066. Ayahnya, William Speche, menerima tanah di Bedfordshire dari Raja William sang Penakluk, dan dari sanalah pengaruh keluarga Espec mulai tumbuh. Walter tumbuh dalam tradisi militer dan administrasi yang kuat, dan kelak meneruskan jejak ayahnya sebagai bangsawan terpandang.
Peran Sebagai Hakim dan Pemimpin Militer
Selama masa pemerintahan Henry I (1100–1135), Walter Espec ditunjuk sebagai salah satu royal justiciar atau hakim kerajaan, terutama untuk wilayah utara Inggris seperti Yorkshire dan Northumberland. Perannya tidak hanya dalam hukum, tetapi juga dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan yang kala itu sering kali rawan serangan dari Skotlandia dan pemberontakan lokal.
Puncak karier militernya terjadi pada tahun 1138, ketika ia memimpin pasukan Inggris dalam Pertempuran the Standard. Dalam pertempuran ini, pasukan Inggris berhasil mengalahkan invasi dari Raja David I dari Skotlandia di dekat Northallerton.
Pembangun dan Dermawan Biara
Meski dikenal sebagai panglima perang yang gagah berani, Walter Espec juga dikenal karena kesalehan dan kemurahan hatinya. Ia merupakan tokoh penting dalam penyebaran ajaran monastik di Inggris, khususnya dari ordo Cistercian dan Augustinian.
Tiga biara besar yang didirikannya adalah:
-
Kirkham Priory (sekitar 1121), biara Augustinian yang dibangun untuk mengenang putranya yang meninggal dunia dalam kecelakaan.
-
Rievaulx Abbey (1132), biara Cistercian pertama di Inggris utara, yang kemudian menjadi pusat keagamaan dan spiritual besar selama berabad-abad.
-
Warden Abbey (1135), cabang dari Rievaulx Abbey yang terletak di Bedfordshire.
Akhir Hidup dan Warisan
Menjelang akhir hidupnya, Walter Espec memilih untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan bergabung sebagai biarawan Cistercian, kemungkinan besar di Rievaulx atau Warden Abbey. Ia wafat sekitar tahun 1153, tanpa meninggalkan pewaris laki-laki. Asetnya diwariskan melalui tiga saudara perempuannya.
Situs biara seperti Rievaulx Abbey kini menjadi bagian dari warisan budaya Inggris dan destinasi wisata sejarah yang penting.
Kesimpulan
Walter Espec adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang tidak hanya kuat di medan perang, tetapi juga bijak dalam kebijakan dan tulus dalam pengabdian keagamaan. Ia menunjukkan bahwa kekuatan sejati seorang bangsawan tidak hanya diukur dari pedang dan tanah, tetapi juga dari ketulusan hati untuk membangun, membantu, dan meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi mendatang.







