Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemkot Cimahi Perketat Pengawasan di 19 Titik SPPG

Shoppe Mall

Cimahi – Pemkot Cimahi Perketat Pengawasan di 19 Titik SPPG. Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah serius dalam memastikan keamanan dan kualitas program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar. Saat ini, tercatat ada 19 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Kota Cimahi, dan seluruhnya berada di bawah pengawasan ketat berbagai instansi terkait.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa pengawasan terhadap program ini dilakukan secara menyeluruh, terutama pada tahap pengolahan dan distribusi makanan.

Shoppe Mall

Menurutnya, hal ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya insiden keracunan makanan seperti yang terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.

“Kami tidak ingin kejadian serupa terjadi di Cimahi. Karena itu, pengawasan dilakukan mulai dari proses memasak, penyiapan, hingga makanan tersebut dikirim dan diterima di sekolah-sekolah,” ujar Ngatiyana, Senin (29/9/2025).

Sebagai bentuk komitmen terhadap program MBG yang aman dan berkualitas, Pemkot Cimahi melibatkan sejumlah dinas dalam pengawasan dan pembinaan terhadap pengelola SPPG.

Salah satu yang terlibat aktif adalah Dinas Kesehatan, yang rutin melakukan inspeksi ke lokasi SPPG maupun langsung ke sekolah penerima manfaat.

“Dinas Kesehatan ikut turun langsung untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan benar-benar dijalankan,” ucapnya. Tak hanya itu, Pemkot juga menggandeng Kejaksaan Negeri Cimahi dalam proses pengawasan hukum dan administrasi terhadap jalannya program.

Baca Juga : Tunjangan Rumah DPRD Cimahi Rp 40 Juta Per Bulan, Ketua: Ada Ketentuan, Kajian Tim Appraisal

Pemkot Cimahi
Pemkot Cimahi

Kehadiran Kejari Cimahi diharapkan dapat memberikan efek pengawasan yang lebih kuat agar seluruh pelaksanaan SPPG berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Sejak diluncurkan, program MBG di Kota Cimahi belum mencatatkan adanya laporan keracunan maupun keluhan dari pelajar. Pemerintah berharap kondisi ini bisa terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

“Sampai saat ini, alhamdulillah belum ada laporan kasus keracunan dari makanan MBG. Kami berharap ke depan juga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ngatiyana. Ngatiyana mengimbau seluruh pengelola SPPG untuk terus menjaga komitmen dan kualitas layanan, serta meminta masyarakat turut aktif melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan terkait penyediaan makanan di sekolah.“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” katanya mengakhiri.

Shoppe Mall